Menjadi Ibu Kreatif di Masa Sulit
Pandemi Covid-19 yang terjadi hingga saat ini membawa perubahan yang signifikan pada berbagai sektor, termasuk industri fesyen. Di masa awal pandemi bisa dikatakan industri fesyen mengalami tingkat kemerosotan yang tajam karena masyarakat memiliki prioritas yang lebih diutamakan dibandingkan dengan berbelanja segala produk fesyen. Namun industri fesyen semakin lama semakin berkembang bahkan dapat mengikuti perubahan dari gaya hidup di masyarakat.
Untuk meningkatkan industri kreatif, Dharma Wanita Persatuan Pusat bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif/Baparekraf dan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif/Baparekraf dalam rangka memperingati hari Kartini, menyelenggarakan webinar “Fashion Trend 2021/2022”, dengan tema “Menjadi Ibu Kreatif di Masa Sulit”, Kamis 8 April 2021.
“Bisnis fesyen tidak ada matinya karena pakaian menjadi kebutuhan serta keinginan wanita untuk tampil cantik dan fashionable. Untuk itu pasar industri fesyen tetap potensial, terutama pakaian wanita yang multifungsi,” disampaikan oleh Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, Ibu Erni Tjahjo Kumolo dalam sambutannya.
Selain itu juga Ibu Erni Tjahjo mengharapkan agar kegiatan webinar ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya secara pengetahuan, networking namun secara finansial yang secara langsung dapat dirasakan dan dinikmati oleh anggota DWP dan masyarakat secara umum melalui bangkitnya kembali dunia pariwisata di Indonesia.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif/Baparekraf, Ibu Nur Asia Uno dalam sambutannya mengatakan perempuan masa kini mempunyai peran yang komplek sehingga tidak bisa lepas dari kebutuhan fesyen.
Untuk itu diharapkan melalui kegiatan webinar ini Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif/Baparekraf dapat mengajak para perempuan untuk memanfaatkan ilmu sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam berbusana.
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif/Baparekraf, Bapak Sandiaga Salahuddin Uno yang berkesempatan hadir pada acara webinar ini mengajak masyarakat mendukung kebijakan pemerintah untuk meniadakan mudik tapi di ganti dengan mengirim produk ekonomi kreatif. Selain itu pula mengharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi dan memastikan tahun 2021 pemulihan dari sektor ekonomi kreatif akan menjadi lokomotif pemulihan ekonomi bangsa.
Pada acara webinar kali ini sekaligus dilakukan launching E-money seri 5 Destinasi wisata prioritas dan penyerahan buku trend forecasting tahun 2021.
Fashion Show yang menampilkan karya dari Malik Moestaram, Sofie, Astri, Nunik dan Roemah Kebaya Vielga menutup acara webinar hari ini. Ikut memeriahkan webinar ini menjadi model Ibu Lies S. Yusuf, Ibu Helen Andri & Ibu Hesty Andi.
Hadir pula secara offline Ibu-ibu pengurus DWP Pusat dalam webinar ini.