Peran Perempuan dalam Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) untuk Mewujudkan Keluarga yang Bahagia

 

Dharma Wanita Persatuan Pusat bekerjasama dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri mengadakan webinar acara peringatan hari Kartini yang diselenggarakan secara hybrid, Selasa (26/04-2022) dengan tema “Peran Perempuan dalam Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) untuk Mewujudkan Keluarga yang Bahagia”.

 

Ibu Ninuk Triyanti Zudan selaku Ketua Panitia peringatan Hari Kartini tahun 2022 mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik sekaligus juga melaporkan kegiatan bakti sosial yang telah dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Pusat.

 

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Prof.DR. Zudan Arif Fakrulloh, mengajak pengurus dan anggota DWP untuk menjadi Duta Dukcapil.

 

Selain itu juga Bapak Zudan mengharapkan agar Dharma Wanita Persatuan bisa bergerak bersama Dukcapil untuk terus mendorong masyarakat agar sadar Administrasi kependudukan.

 

“Sebagai warga negara yang baik, mari bersama-sama mewujudkan sadar dan tertib administrasi kependudukan dengan memiliki dokumen kependudukan dan mengurusnya sedari awal,” disampaikan Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, Ibu Erni Tjahjo Kumolo.

 

Diingatkan juga oleh Ibu Erni agar kita melakukan pemutakhiran data kependudukan secara berkala jika terjadi perubahan guna meningkatkan akurasi data kependudukan secara optimal.

 

Gerakan pencatatan perkawinan di Kementerian Agama sendiri sudah dibuat sebuah sistem untuk memberikan perlindungan kepada perempuan, mulai dari mengakses data awal pendaftaran nikah yang sudah diintegrasikan dengan data kependudukan sehingga kecil kemungkinan status perkawinan dipalsukan.

 

Mengingat perkawinan siri itu sendiri tidak mempunyai kepastian hukum hal tersebut disampaikan Kasubdit Kepenghuluan, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, H. Anwar Saadi, MA saat memberikan pembekalan materi “Pencatatan Nikah Menjamin Perlindungan Hak Perempuan dan Anak.”

 

Perempuan berperan sebagai duta Gerakan Indonesia Sadar Administrasi kependudukan (GISA) dalam hal memastikan data kependudukan telah benar dan up to date, antara lain penulisan nama dalam dokumen kependudukan semua telah selaras, golongan darah dan yang tidak kalah penting menurut Direktur Pencatatan Sipil, Dr. Handayani Ningrum, SE,Msi adalah para istri harus tahu bahwa nama suami apabila dimasukkan di dokumen kependudukan (terutama KK dan KTP-el) pastikan tidak berbeda dengan nama yang ditulis di dalam Akta Perkawinan dan nama yang tertulis di Akta Kelahiran Anak.

Tidak ada komentar

Berikan komentar

Kolom komentar
Nama
Email
Website