Dipimpin oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dan Wakil Menteri PPPA, dan Veronica Tan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong perempuan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga pengawas yang kritis dalam setiap tahapan pemilihan. Kampanye ini mengajak seluruh masyarakat untuk memastikan Pilkada berlangsung damai tanpa intimidasi, kekerasan, atau diskriminasi terhadap perempuan.