Dharma Wanita Persatuan adalah organisasi yang mewadahi istri Pegawai Negeri Sipil untuk berperan serta dalam pembangunan nasional. Organisasi ini memiliki peran penting dalam membina kesejahteraan keluarga serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi masyarakat yang harmonis.
Dengan semangat gotong royong, persatuan, dan pengabdian, Dharma Wanita Persatuan terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempererat solidaritas antaranggota, serta mendukung berbagai program pembangunan melalui kegiatan di bidang pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan pemberdayaan perempuan.
Asas organisasi Dharma Wanita Persatuan adalah Pancasila.
Tujuan organisasi Dharma Wanita Persatuan adalah terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya pada khususnya, serta masyarakat pada umumnya, melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota untuk mendukung tercapainya tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Makna filosofis setiap bagian lambang Dharma Wanita Persatuan sebagai identitas organisasi.
Bunga melati putih berkelopak lima dengan latar Sang Saka Merah Putih melambangkan kedudukan wanita sebagai aset bangsa dalam pengabdiannya kepada bangsa, tanah air, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Warna putih melambangkan kesucian, keluhuran budi, serta persaudaraan dan kekeluargaan di antara sesama anggota.
Lima putik bunga berwarna kuning melambangkan cita-cita luhur, semangat pengabdian, kesetiaan kepada bangsa dan negara, serta keberlanjutan generasi perempuan penerus pembangunan.
Padi berjumlah 15 butir dan kapas berjumlah 6 buah melambangkan cita-cita organisasi untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang merata berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Padi menjadi simbol kegiatan bidang ekonomi, sedangkan kapas melambangkan kegiatan bidang sosial budaya dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Lima belas mata rantai melambangkan persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan.
Rantai mencerminkan semangat gotong royong, saling mendukung, dan bekerja sama dalam menjalankan tugas organisasi demi tercapainya tujuan bersama.
Buku melambangkan pentingnya pendidikan sebagai sarana meningkatkan kualitas sumber daya anggota Dharma Wanita Persatuan.
Simbol ini juga menunjukkan komitmen organisasi untuk terus belajar, mengembangkan pengetahuan, serta mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.