Kewaspadaan Keluarga Menghadapi PPKM Dalam Masa Pandemi Covid-19
Keluarga berperan penting sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara di tengah kondisi pandemi saat ini. Terlebih lagi saat ini pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta pembatasan PPKM di Jawa dan Bali.
Untuk itu Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Pusat, menyelenggarakan webinar dengan tema :”Kewaspadaan Keluarga Menghadapi PPKM dalam masa Pandemi Covid-19,” Kamis 8 Juli 2021. Webinar ini diselenggarakan juga dalam rangka memperingati HUT Koperasi ke-74, Hari UMKM ke-6 dan Hari Keluarga Nasional ke-28.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Koperasi dan UKM, Ibu Suzana Teten Masduki mengatakan, klaster keluarga merupakan salah satu klaster baru yang harus diwaspadai dalam penyebaran penyakit Covid-19, karena merasa aman hingga mengabaikan protokol kesehatan.
Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan, Ibu Erni Tjahjo Kumolo mengajak kepada seluruh orangtua untuk menjaga keluarga masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, batasi mobilitas, tinggal di rumah saja.
Webinar ini mendatangakan beberapa narasumber yang ahli dibidangnya, yaitu: Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid 19, dr. Sony Harry B. Harmadi; Tim Ahli Satgas Covid Tangsel Ketua Tim KIPI Banten, dr. Tb Rachmat Sentika, Sp.A.MARS; serta Penyintas Covid-19, dra Ellya Noorlysyati CPA.
Salah satu upaya untuk mengendalikan pandemi ini adalah dengan penguatan 3T (Testing, Tracing,Treatment) oleh pemerintah, penerapan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan memakai sabun atau air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Membatasi mobilisasi dan interaksi) oleh masyarakat dan vaksinasi.
Dr Sonny Harry B Darmadi menyampaikan bahwa perempuan mempunyai peran sebagai garda terdepan menghadapi covid-19, dalam mendukung terlaksananya Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), karena perempuan menjadi kunci dalam pembentukan ketahanan keluarga. Sebagai penyintas covid-19, dra Ellya Noorlysyati CPA, berbagi pengalaman dari mulai terpapar hingga sembuh.