KWAS Gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT)

Koperasi Wanita Arthika Sejahtera (KWAS) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-44 Tutup Buku Tahun 2025, Kamis (08/01) di gedung DWP Pusat, Jakarta dihadiri oleh seluruh anggota serta Ketua Umum DWP, Ibu Ida Budi G Sadikin.

RAT dilaksanakan sebagai forum pertanggungjawaban pengurus kepada seluruh anggota, sekaligus menjadi sarana evaluasi program kerja yang telah dijalankan selama satu periode. Selain itu, rapat ini juga membahas rencana kerja serta arah kebijakan KWAS untuk periode selanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua KWAS, Ibu Retno E Setya Utama dalam sambutannya menyampaikan bahwa data perkembangan KWAS semakin meningkat dari tahun ke tahun, baik dari volume usaha, permodalan, jumlah simpanan maupun jumlah pinjaman.

Diharapkan juga Perhitungan Hasil Usaha (PHU) dapat ditingkatkan lagi dengan cara meningkatkan usaha promosi terutama pengadaan barang bagi anggota sesuai kebutuhan dan mendorong partisipasi aktif anggota melalui pembayaran angsuran pinjaman dan setoran simpanan wajib secara rutin setiap bulannya.

Pada acara ini tidak lupa Ibu Ida Budi G Sadikin turut memberikan sambutan. Dalam sambutannya Ketua Umum menyampaikan RAT menyiratkan bahwa kekuatan utama pada Koperasi adalah pada anggotanya, karena Koperasi adalah suatu gerakan ekonomi yang filosofinya adalah “dari, oleh dan untuk anggota“.

“Saya berharap Rapat Anggota Tahunan Koperasi Wanita Arthika ke-44 tutup buku tahun 2025 ini dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan keputusan-keputusan terbaik, serta membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh anggota.” ujar beliau.

Koperasi milik anggota, oleh karena itu dalam RAT ini setiap anggota diharapkan ikut berpartisipasi untuk menyampaikan aspirasinya karena semua anggota mempunyai hak berbicara untuk mengeluarkan pendapatnya.

Selain pembahasan laporan pertanggung jawaban dan rencana kerja, RAT juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada anggotanya. Sebagai kategori penyimpan terbaik: Ibu Lies Supranawa Yusuf, Bapak Mahmud, Durotun Ayniyah; serta Kategori peminjam terbaik: Bapak Wardi, Bapak Ismail dan Ibu Dianah.