Perjuangan Perempuan Dalam Mengisi Kemerdekaan Tanpa Meninggalkan Budaya Indonesia
Pengurus Dharma Wanita Persatuan Pusat, menghadiri acara gelar wicara yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Investasi/BKPM bersama dengan keluarga besar Wirawati Catur Panca (Selasa, 23/08/2022). Acara ini mengambil tema, “Perjuangan Perempuan Dalam Mengisi Kemerdekaan Tanpa Meninggalkan Budaya Indonesia.” Pada acara ini diadakan pula fashion show batik Chic dengan designer Ibu Novita Yunus.
Ketua DWP Kementerian Investasi/BKPM, Ibu Sri Mulyati Ikmal mengharapakan kegiatan ini dapat bermanfaat dan kita dapat memaknai arti dari kemerdekaan sehingga lebih mencintai budaya Indonesia.
“Kita tidak boleh meninggalkan jati diri kita, tetaplah mempertahankan budaya bangsa kita, jangan terpengaruh dengan budaya asing yang belum tentu cocok dengan budaya kita sendiri,” hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Keluarga Besar Wirawati Catur Panca, Ibu Pia Megananda.
”Sebagai perempuan Indonesia, kita perlu menjaga adat istiadat dan budaya bangsa sehingga kita berjuang dalam koridor yang benar dan bermartabat. Maka dengan demikian perempuan Indonesia akan menjadi perempuan hebat, tidak hanya pada skala nasional tetapi juga pada tingkat global”, ujar Ibu Sri Bahlil Lahadalia Penasihat DWP Kementerian Investasi/BKPM dalam sambutannya.
Gelar wicara diisi oleh beberapa narasumber. Andini Aisyah Hariadi menyampaikan bahwa permasalahan sampah tidak hanya soal plastik ataupun makanan, namun sampah fesyen bercampur dengan limbah lainnya. Untuk itu digagaslah Setali Indonesia, sebuah organisasi yang berupaya untuk mengurangi limbah fesyen.
“Sebagai seorang perempuan di dalam mengisi perjuangan bisa dimulai dari tingkat yang paling sederhana, yaitu di rumah kita sendiri,” ujar Ibu Dra.Hj.Okky Asokawati.
Dr. Connie Rahakundini Bakrie menjelaskan bahwa tugas mengisi kemerdekaan memiliki target dan tujuan untuk melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan bangsa dan berpartisipasi dalam melaksanakan ketertiban kawasan dan dunia.